Kepemilikan dan Investasi | ||
PLTU Tanjung Jati B Unit 1-2 Kapasitas: 2×661 MW Total Pinjaman: Data tidak tersedia untuk umum
PLTU Tanjung Jati B Unit 3-4 Kapasitas: 2×660 MW Total Pinjaman: USD 1,5 miliar Pemberi Pinjaman: Japan Bank for International Cooperation, Sumitomo Mitsui Banking Corporation, BNP Paribas, MUFG Bank, Shinsei Bank, ING Group, Deutsche Bank, Société Générale, Mizuho Financial Group, HSBC, Mitsubishi UFJ Financial Group, WestLB, dan Standard Chartered Bank Jenis Pinjaman: Pinjaman Tahun Pinjaman: 2003 Negara Pemberi Pinjaman: Jepang, Singapura Sumber: Situs Web GEM, Basis Data GEM
| PLTU Tanjung Jati B Unit 5-6 Kapasitas: 2×1000 MW Total Pinjaman: USD 4.194.030.000 Pemberi Pinjaman: Japan Bank for International Cooperation, Kansai Electric Power, Mitsubishi UFJ Financial Group, Mizuho Bank, MUFG Bank, Norinchukin Bank, Oversea Chinese Banking Corporation (OCBC), PT United Tractors, Sumitomo Corporation, Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Sumitomo Mitsui Trust Holdings Jenis Pinjaman: USD 3.355 juta dalam bentuk pinjaman dan USD 838,81 juta dalam bentuk ekuitas Tahun Pinjaman: 2017 Negara Pemberi Pinjaman: Jepang, Singapura, Indonesia Sumber: Situs Web GEM, Basis Data GEM | |
Informasi umum | ||
COD & kapasitas pembangkit listrik | Unit 1 – 2006: 660 MW Unit 2 – 2006: 660 MW Unit 3 – 2011: 660 MW Unit 4 – 2012: 660 MW Unit 5 – 2022: 1000 MW Unit 6 – 2022: 1000 MW | |
Teknologi pembakaran | Unit 1-4, subkritis; Unit 5-6, ultra-superkritis | |
Target nasional | Co-firing biomassa, pengujian di Unit 1-4, penggunaan serbuk gergaji pada tahun 2021, belum diimplementasikan karena masalah bahan baku | |
Jenis-jenis batubara dan sumbernya | Unit 1-4 – Batubara: bitumen Unit 5-6 – Batubara: sub-bituminous | |

Biaya operasional | USD 7,71 juta |
Produksi CO2 per tahun | 19,5 kiloton |
Dampak ke Output ekonomi pertahun (produk domestik bruto) | – Rp 9,39 triliun |
Dampak ke PDRB per tahun | – Rp 9,35 triliun |
Dampak ke Surplus usaha per tahun | – Rp 5,9 triliun |
Dampak ke Kompensasi tenaga kerja per tahun | – Rp 3,25 triliun |
Dampak ke Penyerapan tenaga kerja per tahun | – 289.422 jiwa |
Dampak sektoral terhadap pertanian, kehutanan dan perikanan | – Rp 6,08 triliun |
Dampak sektoral terhadap jasa kesehatan dan kegiatan sosial | – Rp 16,92 miliar |
*tanda negatif (-) menunjukkan adanya penurunan terhadap indikator