Sign up for updates           |            Sign up for updates           |            Sign up for updates           |            Sign up for updates           |            Sign up for updates           |            Sign up for updates           |            Sign up for updates           |           

PLTU Pangkalan Susu, Sumatera Utara

Kepemilikan dan Investor

PLTU Pangkalan Susu Unit 1-2

Kapasitas: 2×220 MW

Jumlah Pinjaman: USD 381,689,125

Pemberi Pinjaman: Bank Mega

Tahun Pinjaman: 2016

Negara Peminjam: Indonesia

Sumber: Basis Data PERMATA

 

PLTU Pangkalan Susu Unit 3-4

Kapasitas: 2×200 MW

Total Pinjaman: USD 438.560.532

Pemberi Pinjaman: China Eximbank, Pemerintah Indonesia

Jenis Pinjaman: Pinjaman dan ekuitas

Tahun Pinjaman: 2014

Jangka Waktu Pinjaman: 15 tahun (dengan masa tenggang 5 tahun)

Negara Pemberi Pinjaman: Tiongkok

Sumber: Basis Data GEM

 

Sebaran Polusi dan Dampak Kesehatan bagi Masyarakat

Informasi umum

COD & kapasitas pembangkit listrik

Unit 1 – 2015: 220 MW

Unit 2 – 2014: 220 MW

Unit 3 – 2019: 200 MW

Unit 4 – 2019: 200 MW

Teknologi pembakaran

Subkritis

Target nasional

Co-firing biomassa, penggunaan limbah bahan bakar padat 3% mulai tahun 2024

Jenis-jenis batubara dan sumbernya

Batubara: tidak diketahui, bioenergi: sampah (limbah kota dan industri) [3%]        

 

Gambar . Rata-rata tahunan penyebaran PM2.5 dari PLTU Pangkalan Susu

 


Dampak terhadap Ekonomi Lokal dan Nasional

Biaya operasional 

USD25,93 juta

Produksi CO2 per tahun

4,22 kiloton

Dampak ke Output ekonomi pertahun (produk domestik bruto)

-Rp2,36 triliun

Dampak ke PDRB per tahun

 -Rp2,35 triliun

Dampak ke Surplus usaha per tahun

 -Rp1,40 triliun

Dampak ke Kompensasi tenaga kerja per tahun

 -Rp0,92 triliun

Dampak ke Penyerapan tenaga kerja per tahun

 –54.768 jiwa

Dampak sektoral terhadap pertanian, kehutanan dan perikanan

 -Rp1,64 triliun

Dampak sektoral terhadap jasa kesehatan dan kegiatan sosial

-Rp4,21 miliar

Translate »