Investor dan Kepemilikan | ||
PLTU Cilacap Unit 1-2 Kapasitas: 2×300 MW Total Pinjaman: USD 993,91 juta Pemberi Pinjaman: Bank of China Jenis Pinjaman: Pinjaman Tahun Pinjaman: 2006 Negara Pemberi Pinjaman: Tiongkok Sumber: Basis Data GEM, China AidData PLTU Cilacap Unit 3 Kapasitas: 660 MW Total Pinjaman: USD 700.000.000 Pemberi Pinjaman: Bank Pembangunan Tiongkok Jenis Pinjaman: Pinjaman Tahun Pinjaman: 2016 Negara Pemberi Pinjaman: Tiongkok Sumber: Basis Data GEM
| PLTU Cilacap Unit 4 Kapasitas: 1.0000 MW Jumlah Pinjaman: USD 1,398,000,000 Pemberi pinjaman: Bank of China, China Development Bank (CDB), Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jenis Pinjaman: Pinjaman Tahun Pinjaman: 2013 Tenor Pinjaman: 11 tahun Negara Peminjam: Cina, Indonesia Sumber: Kompas, 4 April 2013, Database GEM, GEM | |
Informasi umum | ||
COD & kapasitas pembangkit listrik | Tahap I Unit 1 – 2006: 300 MW Tahap I Unit 2 – 2006: 300 MW Tahap II Unit 3 – 2016 : 660 MW Tahap III Unit 4 – 2019 : 1000 MW | |
Teknologi pembakaran | Fase I Unit 1-2, subkritis Unit 3 Fase II, superkritis Unit 4 Fase III, ultra-superkritis | |
Target nasional | Tidak ada | |
Jenis-jenis batubara dan sumbernya | Batubara: sub-bituminous | |

Biaya operasional | USD 62,95 juta |
Produksi CO2 per tahun | 9,46 kiloton |
Dampak ke Output ekonomi pertahun (produk domestik bruto) | – Rp 4,56 triliun |
Dampak ke PDRB per tahun | – Rp 4,53 triliun |
Dampak ke Surplus usaha per tahun | – Rp 2,86 triliun |
Dampak ke Kompensasi tenaga kerja per tahun | – Rp 1,58 triliun |
Dampak ke Penyerapan tenaga kerja per tahun | – 147.407 jiwa |
Dampak sektoral terhadap pertanian, kehutanan dan perikanan | – Rp 2,95 triliun |
Dampak sektoral terhadap jasa kesehatan dan kegiatan sosial | – Rp 8,21 miliar |